Minggu, 16 Maret 2014

KEMUDAHAN MENGGUNAKAN BIRO PERJALANAN


1). Paket wisata Murah
Sudah Punya rencana kemana akan anda habiskan liburan anda, kedaerah pegunungan, pantai atau tempat belanja di pelbagai belahan daerah di Indonesia  atau bahkan diluar negeri.  Untuk mereka yang sudah terbiasa traveling mengurusi masalah akomdasi selama perjalanan liburan mungkin sudah menjadi hal biasa bagi mereka namun bagaimana  untuk mereka yang baru terlebih lagi untuk mereka yang mempunyai kesibukan tingkat tinggi, untuk mengurusi masalah dan akomodasi selama perjalanan menjadi hal yang sangat merepotkan.
 Nah untuk mereka yang mempunyai masalah-masalah seperti ini ada baiknya ada menggunakan biro atau paket perjalanan yang kini talah menjamur dimana-mana.
Anda Tak perlu kuatir ttg menggunakan biro perjalanan berarti anda akan habiskan banyak uang, karena sekrang banyak dari para biro perjalanan telah menyediakan paket wisata murah.
 Hanya saja, saat ini semakin banyaknya biro perjalanan yang menyediakan beragam fasilitas pelayanan paket wisata murah. Tentu Anda harus mampu memilih biro perjalanan yang terpercaya sebagai pemandu Anda untuk berwisata. Sehingga perjalanan Anda tetap aman dan nyaman. Dibawah ini alasan mengapa kelebihan menggunakan biro perjalanan wisata dan paket wisata murah.


.2). Network yang luas.
 Biro perjalanan memiliki network yang banyak dan luas dengan industri pariwisata mulai dari maskapai penerbangan, penyedia transportasi, hingga penginapan. Tentu hal ini dapat memudahkan Anda untuk tidak bersusah payah mengurus berbagai masalah teknis saat akan berlibur.

.3). Paket-paket menarik.
 Biasanya untuk setiap biro perjalanan telah menyaiapkan paket wisata murah lengkap ataupun diskon-diskon menarik untuk setiap acara-acara tertentu.

4). Berpengalaman.
 Memang ini tidak menjadi acuan utama untuk menjamin kualitas pelayanan dari biro perjalanan namun bisa menjadi penilaian tersendiri karena semakin banyak pengalaman umumnya mengetahui seluk beluk dalam mendapatkan liburan terbaik.

5). Guide atau Pemandu Profesional.
 Biro Perjalanan Wisata yang berpengalaman menyediakan pemandu yang profesional untuk memandu Anda selama berwisata. Fasilitas pemandu ini pun dapat disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan Anda.

Kamis, 13 Maret 2014

WADUK KEDUNGOMBO TERBESAR DI JAWA TENGAH


Waduk Kedung Ombo  merupakan salah satu bendungan terbesar yang pernah dibangun oleh pemerintah. Waduk yang mulai dibangun pada tahun 1980 dan selesai pada tahun 1991 ini terletak di 3 (tiga) wilayah kabupaten, yaitu Kabupaten Sragen, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Grobogan. Waduk Kedung Ombo dibangun pada pertemuan Sungai Uter dan Sungai Serang yang terletak di Dukuh Kedungombo, Desa Ngrambat, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan.


Kawasan Waduk Kedung Ombo mempunyai area seluas 6.576 Ha yang terdiri dari lahan perairan seluas 2.830 Ha dan lahan daratan seluas 3.746 Ha. 
 Pemanfaatan Waduk Kedung Ombo baru sebatas untuk irigasi, PLTA, perikanan, dan yang sekarang sedang dikembangkan adalah pengembangan potensi Waduk Kedung Ombo di bidang pariwisata. Keberadaan Waduk Kedung Ombo tidak hanya memberikan manfaat bagi tiga kabupaten yang menjadi daerah genangannya, namun juga bagi daerah-daerah lain. Sebagai contoh, daerah-daerah yang mendapatkan pelayanan irigasi dari Waduk Kedung Ombo antara lain Demak, Kudus, dan Pati. Bahkan air Waduk Kedung Ombo juga melayani sebagian kebutuhan air minum di Kota Semarang.


TAHAP-TAHAP PERKEMBANGAN WADUK KEDUNG OMBO

#  Waduk Kedung Ombo  Dulu

Di waktu yang lalu, keberadaan Waduk Kedung Ombo tidak bisa dilepaskan dari kesan negatif yang melekat padanya. Kesan negatif yang muncul akibat proses pembangunan waduk tersebut. Banyak warga masyarakat yang merasa sangat dirugikan karena rumah dan desa yang mereka huni harus ditenggelamkan untuk dijadikan daerah genangan air Waduk Kedung Ombo
Bagi mereka, Waduk Kedung Ombomerupakan cermin ketidakadilan pada masa pemerintahan Orde Baru, yang antara lain berhubungan dengan ganti rugi tanah dan pelanggaran hak asasi manusia.

Ketika itu mungkin tidak pernah terpikir di benak masyarakat bahwa pembangunan Waduk Kedung Ombo akan memberikan manfaat yang besar bagi pembangunan dan perkembangan di daerah tersebut, serta peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat. Mengingat daerah di sekitar Waduk Kedung Omboyang gersang sehingga sangat tidak mendukung bagi perekonomian masyarakat. Akibatnya, kondisi masyarakat di sekitar Waduk Kedung Ombo pada umumnya miskin.

 # Waduk Kedung Ombo Sekarang

Perkembangan pembangunan Waduk Kedung Ombo yang telah dicapai pada masa ini mungkin tidak pernah terpikirkan oleh masyarakat sebelumnya. Berbagai potensi yang dimiliki oleh kawasan Waduk Kedung Ombo telah banyak yang dimanfaatkan dan dikembangkan. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Sragen sedang berupaya untuk mengoptimalkan potensi Waduk Kedung Ombo untuk memberdayakan masyarakat dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Konsep pengembangan kawasan Waduk Kedung Ombo bertumpu pada potensi alam dengan tetap memperhatikan kelestarian alam. Konsep pengembangan ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan penduduk setempat dengan tanpa meninggalkan upaya konvervasi alam, baik darat, air, maupun udara. Dengan demikian, pelestarian alam dapat sejalan dengan peningkatan kesejahteraan rakyat,

Potensi-potensi kawasan Waduk Kedung Ombo yang telah dikembangkan antara lain :

1. Bidang Perikanan

Potensi wilayah perairan Waduk Kedung Ombo yang dapat dikembangkan untuk usaha budidaya ikan adalah seluas 2.830 Ha, sedangkan yang telah diusahakan oleh masyarakat adalah seluas 28 Ha untuk budidaya ikan nila merah, karper, gurame, dan patin. Ikan-ikan tersebut ada yang dipelihara dengan sistem keramba apung.

Ikan-ikan yang dihasilkan dari Waduk Kedung Ombo sehat dan aman untuk dikonsumsi karena tidak tercemar oleh bahan atau zat yang dapat membahayakan kesehatan. 
Hal ini karena perairan Waduk Kedung Ombo adalah salah satu perairan yang bebas dari pencemaran limbah kimia berbahaya yang berasal dari limbah pabrik atau industri. Masyarakat bisa berbelanja ikan-ikan tersebut di pasar ikan yang berada di sekitar waduk.

2. Bidang Pariwisata

Kawasan Waduk Kedung Ombo memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai salah satu daerah tujuan wisata unggulan di Kabupaten Sragen. Banyak sisi menarik yang bisa menjadi faktor penarik para wisatawan untuk berkunjung ke kawasan ini. Salah satunya adalah Waduk Kedung Ombo berada di lokasi yang strategis dalam artian kawasan ini terletak di posisi yang berdekatan dengan objek dan daya tarik wisata lain yang juga dimiliki oleh Kabupaten Sragen,
 antara lain : 
Wisata Ziarah Makam Pangeran Samudro di Gunung Kemukus yang berada di tepi Waduk Kedung Ombo; ODTW Museum Sangiran di Kalijambe yang berjarak ± 14 KM dari Waduk Kedung Ombo
Wisata Ziarah di Makam Joko Tingkir dan ayahnya (Ki Kebo Kenongo) di Desa Butuh, Kecamatan Plupuh yang berjarak ± 35 KM dari Waduk Kedung Ombo.
Dan Desa Wisata Batik Kliwonan di Kecamatan Masaran yang berjarak ± 37 KM dari Waduk Kedung Ombo
Dengan demikian, para wisatawan bisa dengan mudah mengunjungi beberapa ODTW yang dimiliki oleh Kabupaten Sragen dengan tanpa menghabiskan banyak waktu untuk perjalanan. Selain itu, letak ODTW yang saling berdekatan ini memberikan peluang bagi masyarakat yang ingin membuat paket perjalanan atau usaha biro pariwisata.

Berbagai aktivitas menarik bisa dilakukan oleh para wisatawan di Waduk Kedung Ombo, antara lain menikmati keindahan panorama Waduk Kedung Ombo, memancing ikan, berbelanja di pasar ikan, dan berpetualang dengan perahu motor di pulau seluas 20 Ha yang berada di tengah waduk. Selain itu, di kawasan Waduk Kedung Ombo telah berdiri sebuah lapangan pacuan kuda “Nyi Ageng Serang” yang dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas pendukung yang cukup memadai. Lapangan pacuan kuda seluas ± 15 Ha dengan panjang lintasan 600 M dan lebar lintasan 14 M ini merupakan miniatur dari lapangan pacuan kuda Pulomas di Jakarta dan pernah menjadi tuan rumah untuk kejuaraan pacuan kuda tingkat nasional. Kejuaraan pacuan kuda merupakan kegiatan rutin tahunan di kawasan Waduk Kedung Ombo, yang tentu akan menjadi salah satu atraksi wisata yang menarik dan sayang untuk dilewatkan.

Selain itu, di hari-hari biasa para wisatawan dapat berkeliling (hiking) di sekitar Waduk Kedung Ombo dengan naik kuda yang telah disediakan. Topografi yang bergelombang namun tidak terlalu curam memberikan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang menyukai petualangan.

Fasilitas lain yang juga tersedia di kawasan wisata WAduk Kedung Ombo adalah homestay. Para wisatawan yang berkunjung ke Waduk Kedung Ombodapat tinggal di rumah penduduk di sekitar kawasan, melihat dari dekat kehidupan sehari-hari masyarakat setempat, dan bahkan menjalani kehidupan seperti penduduk lokal untuk beberapa waktu. Dengan adanya fasilitas homestay ini diharapkan para wisatawan yang berkunjung mendapatkan pengalaman berwisata yang berbeda dan kenangan yang mendalam akan objek wisata ini.

Selain itu, pada saat ini sedang dibangun resto apung untuk melengkapi sarana penunjang pariwisata di kawasan wisata Waduk Kedung Ombo. Para wisatawan dapat menikmati berbagai hidangan di tempat makan yang nyaman yang berada di atas air.

3. Bidang Olahraga

Berbagai aktivitas olahraga dapat dilakukan di kawasan wisata WAduk Kedung Ombo, antara lain berkuda, menjelajah, memancing, berenang, naik sampan/canoe, bersepeda, berkemah, dan sebagainya. Selain itu, di kawasan WAduk Kedung Ombojuga akan disediakan fasilitas untuk olahraga yang lain, misalnya jet ski dan terbang layang (gantole).

# WAduk Kedung Ombo di Masa Depan

Kawasan wisata Waduk Kedung Ombo akan terus berbenah. Pembangunan di kawasan ini tidak berhenti sampai di sini. Beberapa rencana pembangunan dan pemanfaatan potensi kawasan wisata Waduk Kedung Ombo di berbagai bidang telah dirancang dan terbuka peluang yang lebar bagi para calon investor untuk turut berperan serta dalam pembangunan dan pengembangannya. Pengembangan diarahkan pada perbaikan dan peningkatan fasilitas yang sudah ada dan penambahan fasilitas baru.

Rencana pengembangan kawasan wisata Waduk Kedung Ombo antara lain:

· Pembangunan taman safari

· Pembangunan agrowisata jeruk dan lengkeng

· Pembangunan bumi perkemahan (camping ground)

· Peningkatan pemanfaatan lahan untuk budidaya sayuran dan buah organik

· Budidaya ternak walet

· Pembangunan dan penyediaan fasilitas olahraga air

· Pembangunan dan penyediaan fasilitas olahraga terbang layang (gantole)

· Pembangunan resort

· Pembangunan dermaga

· Pembangunan jaringan kereta gantung

· Pembangunan tempat pelelangan ikan

· Pembangunan pasar lelang sapi

· Pembangunan kolam renang

· Pembangunan lapangan mini golf dan lapangan tenis

· Pembangunan sarana dan prasarana (jalan, jembatan, jaringan telepon, tempat parkir, jaringan listrik, air bersih, dan sebagainya).

· Pembangunan arena bermain (play ground)

· Pembangunan rumah makan dan penginapan, dll.

INFORMASI UMUM

Lokasi

Kawasan wisata Waduk Kedung Ombo terletak di Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen (± 29 KM dari Solo atau ± 31 KM dari Sragen).

Rute Perjalanan

Kawasan wisata Waduk Kedung Ombo dapat ditempuh dengan melewati jalur sebagai berikut:

± 12 KM dari perempatan Sumberlawang ke arah utara menuju Duwet – Ngargotirto – Ngasinan – Ngargosari – belok kiri ke Jatironggo – Waduk Kedung Ombo

Untuk mencapai lokasi lapangan pacuan kuda “Nyi Ageng Serang” dapat melalui jalur berikut :

± 9 KM dari perempatan Sumberlawang ke arah utara menuju Duwet – Ngargotirto – Ngasinan – Lapangan Pacuan Kuda “Nyi Ageng Serang”.

Senin, 10 Maret 2014

GUA PINDUL - OBYEK WISATA INDONESIA


Gua Pindul. Berlokasi di dusun Gelaan. desa Bejiharjo, kecamatan Karangmojo, kabupaten Gunungkidul, provinsi Yogyakarta. Karena dasar gua ini berupa sungai maka tidak mungkin anda menyusuri dengan jalan kaki, kecuali punya cukup nyali untuk berenang.Inilah istimewanya, anda harus menaiki ban karet untuk menyusuri gua. Di dalam gua pasti akan anda temukan banyak hal baru yang tidak ada bandingannya dengan gua biasa. Wisata menyusuri gua menggunakan ban karet ini dikenal dengan sebutan cave tubing. National Geographic juga pernah meliput keindahan berwisata di Gua Pindul.
 Gua Pindul dibuka secara resmi untuk umum pertama kali pada tahun 2010.
Keajaiban alam ini sudah menarik perhatian puluhan ribu wisatawan sejak tahun 2010, baik domestik ataupun mancanegara. Di tahun pertama tercatat hanya ada 120 wisatawan saja. Tahun 2011 tercatat 18.000 pelancong. Dan tahun 2012 tercatat 40ribua lebih pengunjung.

Gua Pindul termasuk ke dalam golongan “gua basah” dimana jenis gua ini berbeda dengan kebanyakan gua di Indonesia yang rata-rata bertipe “gua kering”. Di dalam Gua Pindul terdapat aliran sungai yang mengalir mulai dari mulut gua hingga bagian akhir dari gua ini. Gua ini memiliki panjang kurang lebih 300 meter dengan aliran sungai bersahabat, cukup tenang, dan tidak terlalu banyak gelombang pada aliran sungai ini.
cukup dengan membayar tiket 30 ribu rupiah per orang, anda sudah bisa bertualang menjelajah Gua Pindul. Biaya tiket tersebut digunakan untuk menyewa ban karet, jaket pelampung serta jasa pemandu yang memandu anda menikmati keindahan pemandangan di gua ini.
Selanjutnya pemandu mulai memandu anda dengan memimpin doa sebelum melakukan perjalanan dan memberikan penjelasan tentang tata tertib yang ada. Hati-hati, mungkin ada makhluk lain yang menghuni gua ini. Gua Pindul memiliki 3 lorong, yaitu lorong terang, remang-remang, dan gelap. Pemandu membawa alat penerangan dan memberikan penjelasan tentang apa yang ada di dalam gua ini. Di dalam gua bisa anda temukan stalakmit dan staktit yang berdiri kokoh bagaikan tiang-tiang sebuah bangunan. Selain itu, di Gua Pindul terdapat hewan yang di lindungi yaitu burung seriti, walet serta kelelawar. Sedang bagian gelap Gua Pindul, ditujukan untuk konservasi kelelawar.

Harap dicatat, ditengah perjalanan menjelajah Gua Pindul akan anda temukan bagian gua yang sangat sempit sehingga antri harus bergantian untuk melalui bagian tersebut karena hanya mampu dilewati oleh satu ban karet saja. Menjelang akhir perjalanan menyusuri gua, anda akan menemukan tempat yang bisa digunakan uji nyali melompat ke air. Di sini anda akan merasakan sensasi yang menakjubkan ketika melompat dari tempat tersebut. Untuk menyusuri gua ini diperlukan waktu kurang lebih 1 jam. Jangan khawatir, satu jam tidak terasa berlalu sangat cepat karena Sang Pencipta alam akan menghipnotis anda dengan keindahan yang ada di dalam Gua Pindul ini.

Minggu, 09 Maret 2014

DESA WISATA KALIBIRU - KEINDAHAN DI PUNCAK MENOREH


  Kalibiru merupakan kawasan hutan yang dikelola masyarakat sekitar dan dijadikan objek wisata alam. Hutan wisata ini berada di perbukitan Menoreh, tepatnya di Desa Hargowilis, Kokap, Kulonprogo. Kalibiru berjarak 10 KM dari ibukota Wates. Sedang dari Kota Yogyakarta, Kalibiru berjarak 40 KM, ditempuh dalam waktu 60-90 menit.

  Pada tahun 1950-an, Kalibiru merupakan hutan lindung yang belum dijamah manusia. Namun seiring berjalannya waktu, banyak pembalakan liar terjadi di Kalibiru. Sampai pada tahun 1997 Kalibiru menjadi hutan yang tandus dan gersang.
Oleh sebab itu warga sekitar kemudian berinisiatif mengelola Kalibiru untuk membuat hutan itu kembali hijau dan sejuk.
Melalui Komunitas Lingkar, masyarakat sekitar mengubah Kalibiru yang tandus dan gersang menjadi hijau dan sejuk.
Setelah lima tahun dikelola oleh masyarakat, jumlah dan pertumbuhan tanaman di Kalibiru meningkat pesat. Ditemukan juga beberapa mata air. Sejak 14 Februari 2008 hutan ini secara resmi dikelola masyarakat selama 35 tahun dengan adanya Izin Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan. Kini Kalibiru membalas budi masyarakat yang telah merawatnya dengan menjadi hutan wisata yang indah.

  Kalibiru terbentang 450 meter diatas permukaan laut. Jika cuaca cerah, dari balik hutan Kalibiru kita dapat melempar pandangan sampai Gunung Merapi, Pantai Selatan, dan Waduk Sermo. Karena berada di perbukitan yang cukup tinggi, Kalibiru sejuk dan udaranya jernih tanpa polusi. Tentu hal ini menjadi nilai lebih bagi pengunjung yang berasal dari perkotaan yang sehari-hari menghirup udara kota yang kotor.

  Selain bentang alamnya yang indah oleh paduan hutan yang hijau dan perbukitan, sosial budaya masyarakat sekitar Kalibiru juga menjadi daya tarik.
Masyarakat lokal Kalibiru dikenal ramah, santun, memiliki rasa kekeluargaan, dan bergotong royong. Selain itu, masyarakat Kalibiru juga mempertahankan beraneka ragam seni budaya tradisional, sehingga mampu menghadirkan eksotisme yang khas bagi pengunjung. Masyarakat yang secara bahu-membahu mengelola hutan wisata Kalibiru juga mempunyai komitmen untuk menjaga lingkungan. Hal ini dapat dilihat dari infrastruktur bangunan di Kalibiru. Tak ada satu bangunan pun yang berbahan beton. Semuanya terbuat dari bahan-bahan alami seperti bambu atau kayu dan dirancang sesuai arsitektur Jawa kuno. Berbagai bangunan yang disediakan sebagai fasilitas pengunjung di Kalibiru antara lain pondok wisata, gardu pandang, joglo, sampai perpustakaan. Selain itu terdapat pula area outbond, jalur tracking, dan lintasan flying fox.

   Di Kalibiru tersedia berbagai paket wisata, diantaranya wisata perdesaan, budaya, pendidikan, keluarga, terapi alam, dan lain-lain. Untuk masuk ke hutan wisata Kalibiru, pengunjung harus membayar retribusi sebesar Rp. 2000,- Dan untuk menikmati desir adrenalin di lintasan flying fox, pengunjung dikenakan biaya Rp 10.000,- untuk dewasa dan Rp. 5.000,- untuk anak-anak.

Selasa, 04 Maret 2014

MALIOBORO YOGYAKARTA


Berkumpulnya seniman- seniman berbagai universitas, tempat berkumpulnya aksesori dan berbagai pernak pernik, tempat berkumpulnya wisatawan, dan tempat berkumpulnya penjual dan pembeli, itulah gambaran tempat yang begitu istimewa Malioboro, tak pernah sepi dari wisatawan dari pagi sampai malam datang. Malioboro merupakan tempat favorit wisatawan mancanegara dari berbagai Negara maupun wisatawan lokal, di tempat wisata ini para wisatawan bisa menemukan berbagai hal unik sampai hal yang menakjubkan, mulai dari beribu jenis barang yang ditawarkan, dari yang kecil sampai yang besar,dari ribuan sampai ratusan ribu rupiah, para wisatawan juga bisa menemukan berbagai kesenian daerah yang dimainkan oleh para mahasiswa kesenian di Jogja, mulai dari peragaan alat musik tradisional angklung sampai dengan kesenian budaya lainnya. Malioboro tempat yang harus anda kunjungi saat berada di Yogyakarta, tak lengkap liburan anda ke jogja tanpa datang ketempat wisata kebanggaan kota Yogyakarta.